Silaturahim Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Nganjuk, Habib Ubaid: Jaga 5M

Silaturahim Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Nganjuk, Habib Ubaid: Jaga 5M


Habib Ubaidillah, pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, mengajak para pelaku persilatan untuk menjaga keharmonisan dan kebersamaan. Ia menyampaikan hal tersebut saat menyelenggarakan “Silaturahim Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Nganjuk”, di Ponpes Al Ubaidah, Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (13/6).

Ia menuturkan, perselisihan yang terjadi di tengah masyarakat karena minimnya komunikasi dan rasa memiliki. “Melalui silaturahim, permasalahan dan pertikaian yang terjadi karena adanya perbedaan hati, atau upaya provokasi akan terselesaikan,” ujarnya.

Habib Ubaid berpesan, untuk menjadikan 5M sebagai jiwa dan karakter perguruan pencak silat. “Menata niat yang baik dan benar. Memanajemen pengelolaan yang tepat. Menyalurkan bakat dan minat anggota. Mengadakan silaturahim lintas perguruan, dan membangun komitmen yang kuat,” pungkasnya.

Ia juga mengungkapkan pencak silat tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. “Pencak silat merupakan pusaka leluhur, yang di dalamnya memiliki aspek mental spiritual, bela diri, seni dan olahraga,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ketua Umum IPSI Kabupaten Nganjuk, Tri Joko Purnomo mengatakan, silaturahim berperan penting menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Acara ini rutin digelar sebulan sekali, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Selanjutnya, terkait menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Wakapolres Nganjuk, Muhammad Asrori Kadafi mengatakan, Polres Nganjuk memiliki beberapa program. “SOKO GURU (Sowan dan Komunikasi dengan Tokoh Perguruan Silat), Jumat Curhat, dan program SREG (Stop, Riksa Edukasi, dan Geledah),” tutupnya.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama